“Webinar Pelatihan Manajemen Pokdarwis dan Pembuatan Paket Wisata di Era Pandemi”

Dalam Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Rembang, Prodi Ketahanan Nasional Pasca Sarjana Universitas Gadjah Mada  mengadakan beberapa kegiatan salah satunya Webinar Pelatihan Manajemen Pokdarwis dan Pembuatan Paket Wisata di Era Pandemi. Webinar ini dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 11 Agustus 2021, jam 08.30-11.30 WIB. Sasaran pelatihan ini diikuti oleh kurang lebih 100 peserta dari kalangan Mahasiswa S2, S3, SMA/SMK, warga Desa Kadiwono, dan dari kalangan umum juga mengikuti webinar ini melalui zoom meeting ataupun dapat mengakses pada youtube channel Ketahanan Nasional UGM. Pemateri yang mengisi pelatihan tersebut yaitu Witanta Kurniawan,S.Pd dan Santo yang merupakan Team program dan Pengelolaan Kampung Flory Jogja. Paparan yang disampaikan menjelaskan tentang bagaimana cara menerapkan desa wisata unggulan yang dapat mensinergikan dari aspek pertanian, pariwisata, budaya, pendidikan, berbasis masyarakat dan berwawasan lingkungan yang mensehjaterakan dan berkelanjutan. Dan juga menjadikan desa wisata dengan konsep edukasi tanaman yang dapat dijadikan model tempat wisata yang mempunyai lingkungan seperti berada di sebuah pedesaan.

Kampung Flory berada di Dusun Jugangpangukan Desa Tridadi, Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman, DIY. Agrowisata seluas 4,5 hektare itu menjadi satu contoh sukses sinergi pemuda dan desa. Mulanya, Kampung Flory merupakan lahan kas desa yang disulap menjadi miniatur taman bunga, atau Sambirejo dengan Tebing Breksinya yang amat populer. Desa Wisata Kampung Flory memang begitu memikat. Walau masih terbilang baru, namanya sudah terkenal secara nasional dan kerap menjadi contoh sukses pengembangan perekonomian masyarakat desa. Pengelolaan Kampung Flory melibatkan setidaknya empat desa dengan memanfaatkan tanah seluas 4,5 hektare. Sistemnya sewa dan kerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (Bumdesa) sebagai bentuk nyata sinergi. Dalam kondisi pandemi seperti ini tentunya menjadikan desa wisata tidak hanya kampung flory saja tapi desa wisata lainnya seperi Desa Kadiwono yang ditutup sementara. Namun harapan nya terhadap Desa Wisata yang ada di Indonesia menerapkan strategi tempat desa wisata di masa pandemi dengan penerapan protokol kesehatan sehingga event-event budaya nusantara di Indonesia bisa terselenggarakan dengan lebih aman dan nyaman. Dan juga dapat membentuk inovasi baru dan strategi pemasaran yang mampu menarik wisatawan agar bisa dinikmati tidak hanya secara luring tetapi juga secara daring.

Leave A Comment

Your email address will not be published.

*