Yogyakarta, 13 November 2025 — Tim peneliti dari Program Studi Magister Ketahanan Nasional, Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada, tengah melaksanakan penelitian bertajuk “Peran Beras Nuklir dalam Meningkatkan Kesejahteraan Petani Lokal Desa Delanggu, Klaten, Jawa Tengah.”
Penelitian ini melibatkan dua dosen prodi Ketahanan Nasional UGM Prof. Dr. Armaidy Armawi, M.Si., Dr. Ahmad Zubaidi, M.Si. beserta tiga mahasiswa Magister Ketahanan Nasional, yaitu Yusni Muhamad Ali, S.I.P., Ahmad Natsir Ariffikri, S.Hub.Int., dan Muhammad Hanif Ramadhani, S.Pd., di bawah koordinasi akademik program studi.
Selama beberapa bulan terakhir, tim telah melakukan tujuh kali kunjungan lapangan di Desa Delanggu. Kegiatan tersebut meliputi wawancara mendalam dengan petani, observasi aktivitas pertanian, serta Focus Group Discussion (FGD) yang diikuti oleh 12 petani lokal pada 12 Oktober 2025.
Penelitian ini menyoroti potensi pengembangan beras nuklir sebagai varietas unggul yaitu Rojolele Srinuk yang dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan petani.
Hasil penelitian kini sedang dalam tahap analisis dan akan dipublikasikan dalam bentuk laporan akademik serta rekomendasi kebijakan bagi pemangku kepentingan di sektor pertanian.
Penelitian ini menjadi wujud nyata kontribusi UGM dalam mendukung pengembangan inovasi pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa melalui pendekatan ketahanan nasional yang komprehensif.
Penelitian ini turut berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goal (SDG) 2: Zero Hunger, yang menekankan pentingnya ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.
Melalui pendekatan ilmiah dan kolaboratif, riset ini memperkuat peran akademisi dalam mendukung sistem pertanian yang berkelanjutan dan bebas kelaparan.
#SekolahPascasarjanaUGM #KetahananNasionalUGM #PenelitianUGM #KetahananPangan #SDGs2 #ZeroHunger #PembangunanBerkelanjutan #PetaniSejahtera #InovasiPangan
Penulis: Ahmad Natsir Ariffikri

